Jumat, Oktober 26, 2007

DI RAUDHAH TAK PERNAH SEPI





/Budiman S. Hartoyo






Di Raudhah tak pernah sepi
beragam harap decap-berdecap
Berebut sujud, serambut tak beringsut
doa terisak, kelopak mata kejap-berkejap
               Di Raudhah tak pernah sepi






Di Raudhah kucium aroma kesturi
terbayang Tuan berkelebat lewat
Jubah merah tanpa terompah
enggan rasanya berpisah lagi
               Di Raudhah kucium aroma kesturi






Di Raudhah terbayang Tuan berseri
sesaat kuingat sepantun santun para santri
Anta syamsun, anta badrun
anta nurun, fauqa nuri…
               Di Raudhah terbayang Tuan berseri






Di Raudhah tak seorang berniat pulang
berhamburan salam, ya Marhaban
Merindukan jannah dalam sujud tersedu
mengenang senyum Tuan, siapa mampu
               Di Raudhah tak seorang berniat pulang







                                                                  (1992)

Posted by BSH at 10:09:07 | Permanent Link | Comments (0) |
Komentar