Jumat, November 23, 2007

PANTUN MALU-MALU

Buat DB



Rumah besar dari kayu

malamnya hangat siangnya teduh

Berdua saja kita sejak dulu

bertahan nikmat dari galau gaduh



Berdua saja kita sejak dulu

larut dalam gending dan degung

Merenda usia di ujung waktu

melecut nasib di dinding jantung



Merenda usia di ujung waktu

dalam gelak jenaka menepis sendu

Jangan bikin duka sempat berlabuh

hapuslah raut wajah dari hangat peluh



Jangan bikin duka sempat berlabuh

meski tungku sering menunggu api

Jangan biarkan muka sempat tak acuh

meski dompet suka protes minta diisi



Jangan biarkan muka sempat tak acuh

kubelai rambutmu tergirai di bahu

Kenang cumbu rayu basi masa lalu

asmara kita bak cinta remaja malu-malu



Jakarta, 27-30 Januari 2005

Posted by BSH at 06:40:40 | Permanent Link | Comments (0) |